Jumat, 25 Januari 2019

OPERASI TEKNIK KIMIA

SLIDE AZAS TEKNIK KIMIA 1

BERIKUT PPT AZAS TEKNIK KIMIA DOWN LOAD DARI UNDIP

AZAS TEKNIK KIMIA




KOMPETENSI DASAR

Mata Pelajaran     : Azas Teknik Kimia

Jam Pelajaran      : 216 JP (@ 45 Menit)



KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1    Menerapkan konversi satuan dalam perhitungan teknik kimia.
4.1    Melakukan konversi satuan dalam perhitungan teknik kimia.

3.2    Mengevaluasi alat ukur instrumen-instrumen lokal.
4.2    Mengendalikan alat ukur instrumen-instrumen lokal.

3.3    Menghitung kadar bahan baku dan bahan penunjang dalam suatu industri kimia.
4.3    Membuat kebutuhan bahan
baku berdasarkan hasil
perhitungan.

3.4    Menganalisis perubahan fase suatu zat
4.4    Memprediksi perubahan fase
suatu zat

3.5    Menerapkan hukum termodinamika dalam suatu proses.
4.5    Menghitung sesuai hukum termodinamika dalam suatu
proses.

3.6    Menerapkan perhitungan neraca massa dalam unit proses atau operasi teknik kimia tanpa reaksi kimia.
4.6    Menghitung neraca massa
dalam unit proses atau operasi teknik kimia tanpa reaksi kimia.

3.7    Menerapkan perhitungan neraca massa dalam unit proses atau operasi teknik kimia dengan reaksi kimia.
4.7    Menghitungneraca massa dalam
unit proses atau operasi teknik kimia dengan reaksi kimia.

3.8    Menerapkan neraca energi dalam unit proses atau operasi teknik kimia tanpa reaksi kimia.
4.8    Menghitung neraca energi dalam unit proses atau operasi
teknik kimia tanpa reaksi kimia.

3.9    Menerapkan neraca energi dalam unit proses atau operasi teknik kimia dengan reaksi kimia.
4.9    Menghitung neraca energi dalam unit proses atau operasi teknik kimia dengan reaksi kimia.

Kamis, 24 Januari 2019

PROSES INDUSTRI KIMIA


DESKRIPSI MATERI

Bidang Studi Keahlian     : Teknologi dan Rekayasa
Program Studi Keahlian   : Teknik Kimia
Mata Pelajaran                 : Proses Industri Kimia
                                          KURIKULUM 2013




A.      Pengertian

Mata pelajaran proses industri kimia merupakan kumpulan bahan kajian dan pembelajaran yang meliputi konversi dan kestimbangan kimia pada proses industri kimia sederhana, proses pengolahan air untuk keperluan proses dalam industri kimia, proses fisika dan proses kimia pada industri klor alkali/ kalsium dan magnesium, proses fisika dan proses kimia pada industri karbon dan keramik, proses fisika dan proses  kimia pada industri nitrogen, proses fisika dan proses kimia pada industri kaca dan natrium, pelaksanaan proses elektrokimia, proses fisika dan proses kimia pada industri asam khlorida dan bahan kimia organik, proses kimia dengan reaksi netralisasi, proses kimia dengan reaksi katalitik, pengolahan limbah cair, pengendalian limbah cair dalam pengujian limbah influent dan effluent, peralatan grinding dan sizing, proses fisika dan proses kimia pada industri sulphur  dan senyawa dari sulphur, proses fisika dan proses kimia pada industri pemanfaatan udara, proses fisika dan proses kimia pada industri phospat dan boron,   proses fisika dan proses kimia  pada industri pupuk dan proses fisika dan proses kimia pada industri metalurgi.

B.      Rasional

Tuhan telah menciptakan alam semesta ini dengan segala keteraturannya dan kelengkapannya. Sumber daya alam yang melimpah di bumi Indonesia merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa digunakan untuk kemakmuran Bangsa Indonesia. Salah satu aktivitas kegiatan pemanfaatan sumber daya alam melalui pengelolaan industri kimia skala kecil  yang sistematis dan berwawasan lingkungan. Oleh karena itu, segala sesuatu yang dipelajari dalam pengelolaan industri kimia skala kecil membuktikan adanya kebesaran Tuhan dan dalam rangka mensyukuri anugrah Tuhan tersebut.

Aktifitas manusia dalam kehidupan tidak lepas dari penggunaan bahan-bahan yang diproduksi melalui proses industri kimia. Variabel-variabel proses dalam proses industri kimia perlu digali dan dikendalikan agar proses industri berlangsung baik. Proses industri kimia v tidak lepas dari keadaan lingkungan alam.

C.      Tujuan

Mata pelajaran Proses Industri Kimia bertujuan untuk:
1.     Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan bumi dan seisinya khususnya hasil alam yang dimanfaatkan manusia sebagai kebutuhan pokok untuk tumbuh dan berkembang;
2.     Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; ulet; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis;  kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan berdiskusi;
3.     Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan;
4.     Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur,  obyektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain;
5.     Mengembangkan pengalaman menggunakan metode ilmiah untuk merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan, merancang dan merakit instrumen percobaan, mengumpulkan, mengolah, dan menafsirkan data, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis;
6.     Menguasai konsep dan dan mampu menerapkan prinsip serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan dan sikap percaya diri sebagai bekal kesempatan untuk melanjutkan  pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

D.      Ruang Lingkup Materi

1.     Mengoperasikan  berbagai macam konversi dan kestimbangan kimia pada proses industri kimia sederhana
2.     Memproduksi  proses pengolahan air untuk keperluan proses dalam industry kimia.
3.     Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industri klor alkali, kalsium dan magnesium.
4.     Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industry karbon dan keramik.
5.     Mengoperasikan   proses fisika dan proses  kimia pada industri nitrogen.
6.     Mengoperasikan   proses fisika dan proses kimia pada industri kaca dan natrium.
7.     Mengoperasikan pelaksanaan proses elektrolitik dan elektrothermal.
8.     Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industri asam khlorida dan bahan kimia organic.
9.     Mengoperasikan proses kimia dengan reaksi netralisasi
10.  Mengoperasikan Pelaksanaaan proses kimia dengan reaksi katalitik pada industri kecil-menengah
11.  Mengoperasikan identifikasi, dan prosedur pelaksanaan  pengolahan limbah cair.
12.  Mengoperasikan  pengendalian limbah cair dalam pengujian limbah influent dan effluent.
13.  Mengoperasikan  peralatan grinding dan sizing.
14.  Mengoperasikan proses industri kimia dengan bahan organik dan non organik.
15.  Mengoperasikan proses fisika dan proses kimia pada industri sulphur  dan senyawa dari sulphur.
16.  Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industry pemanfaatan udara.
17.  Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industry phospat dan boron.
18.  Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia  pada industry pupuk.
19.  Mengoperasikan  proses fisika dan proses kimia pada industry metalurgi

E.      Prinsip-prinsip Belajar, Pembelajaran, dan Asesmen

1. Prinsip-prinsip Belajar
a.      Berfokus pada siswa (student center learning),
b.     Peningkatan kompetensi seimbang antara pengetahuan, ketrampilan dan sikap
c.      Kompetensi didukung empat pilar yaitu : inovatif, kreatif, afektif dan produktif

2. Pembelajaran
a.      Mengamati (melihat, mengamati, membaca, mendengar, menyimak)
b.     Menanya (mengajukan pertanyaan dari yang factual sampai ke yang bersifat hipotesis
c.      Pengumpulan data (menentukan data yang diperlukan, menentukan sumber data, mengumpulkan data
d.     Mengasosiasi (menganalisis data, menyimpulkan dari hasil analisis data)
e.      Mengkomunikasikan (menyampaikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan diagram, bagan, gambar atau media)

3. Penilaian/asesmen
a.      Penilaian dilakukan berbasis kompetensi,
b.     Peniaian tidak hanya mengukur kompetensi dasar tetapi juga kompetensi inti dan standar kompetensi lulusan.
c.      Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrument utama penilaian kinerja siswa pada pembelajaran di sekolah dan industry.
d.     Penilaian dalam pembelajaran Proses Industri Kimia dapat dilakukan secara terpadu dengan proses pembelajaran.
e.      Aspek penilaian pembelajaan Proses Industri Kimia meliputi hasil belajar dan proses belajar siswa.
f.       Penilaian dapat dilakukan dengan menggunakan tes tertulis, observasi, tes praktik, penugasan, tes lisan, portofolio, jurnal, inventori, penilaian diri, dan penilaian antarteman.
g.      Pengumpulan data penilaian selama proses pembelajaran melalui observasi juga penting untuk dilakukan.
h.     Data aspek afektif seperti sikap ilmiah, minat, dan motivasi belajar dapat diperoleh dengan observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman.